Pengenalan Lingkungan Laut Bagi Anak Usia Dini Sebagai Upaya Pencegahan Pencemaran Berkelanjutan
Keywords:
lingkungan laut, anak usia dini, pencemaran, edukasi lingkungan, perilaku berkelanjutanAbstract
Pengenalan lingkungan laut kepada anak usia dini merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran ekologis sejak awal, terutama di daerah pesisir yang rentan terhadap pencemaran dan kerusakan lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 7 Juli–23 Agustus 2024 di Desa Pliwetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, dengan melibatkan 21 peserta yang terdiri dari ibu dan anak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak dan orang tua tentang pentingnya menjaga kebersihan laut melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak usia dini. Metode yang digunakan mencakup kegiatan eksplorasi lingkungan pantai, permainan edukatif, demonstrasi sederhana mengenai pencemaran laut, serta aktivitas seni tematik lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak mengalami peningkatan kemampuan mengenali jenis-jenis sampah, memahami cara menjaga kebersihan pantai, serta menunjukkan perilaku peduli lingkungan dalam aktivitas harian. Para ibu juga melaporkan perubahan sikap anak, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan lebih tertarik pada kegiatan berbasis alam. Selain memberikan bekal pengetahuan ekologis dasar, program ini turut membangun hubungan positif antara ibu dan anak melalui kegiatan kolaboratif. Dengan demikian, pengenalan lingkungan laut terbukti efektif sebagai upaya preventif dalam mendukung perilaku ramah lingkungan yang berkelanjutan sejak usia dini.
Downloads
References
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Chawla, L. (1999). Life paths into effective environmental action. The Journal of Environmental Education, 31(1), 15–26.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Davis, J. (2010). Early childhood education for sustainability: Why it matters, what it is, and how whole-centre action research contributes to the debate. Journal of Action Research, 8(2), 172–187.
Elliott, S., & Davis, J. (2009). Exploring the resistance: An Australian perspective on educating for sustainability in early childhood. International Journal of Early Childhood, 41(2), 65–77.
Grolnick, W. S., Gurland, S. T., DeCourcey, W., & Jacob, K. (1997). Antecedents and consequences of autonomy support in parent–child relationships. Developmental Psychology, 33(1), 52–66.
Jambeck, J. R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T. R., Perryman, M., Andrady, A., ... & Narayan, R. (2015). Plastic waste inputs from land into the ocean. Science, 347(6223), 768–771.
Jeffers, T. (2004). Arts-based environmental education for children. Journal of Early Childhood Education, 32(3), 169–177.
Karkou, V., & Sanderson, P. (2006). Arts therapies: A research-based map of the field. Elsevier.
Knowles, M. (1990). The adult learner: A neglected species. Gulf Publishing.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Palmer, J. (1998). Environmental education in the 21st century: Theory, practice, progress, and promise. Routledge.
Schultz, P. W. (2011). Conservation means behavior. Conservation Biology, 25(6), 1080–1083.
Shonkoff, J. P., & Phillips, D. A. (2000). From neurons to neighborhoods: The science of early childhood development. National Academy Press.
Wells, N. M., & Lekies, K. S. (2006). Nature and the life course: Pathways from childhood nature experiences to adult environmentalism. Children, Youth and Environments, 16(1), 1–24.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Perdana Ixbal Spanton M, Achmad Sudianto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











