Peningkatan Kompetensi Guru PAUD dalam Mengelola Kelas Inklusif Berbasis Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat

Authors

  • Allan Firman Jaya Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas PGRI Ronggolawe Tuban, Indonesia Author
  • Siti Marli'ah Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas PGRI Ronggolawe Tuban, Indonesia Author
  • Firdausi Nuzula Apriliyana Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas PGRI Ronggolawe Tuban, Indonesia Author
  • Rista Dwi Permata Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas PGRI Ronggolawe Tuban, Indonesia Author
  • Risma Nugrahani Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas PGRI Ronggolawe Tuban, Indonesia Author
  • Dwi Wahyu Kartikasari Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas PGRI Ronggolawe Tuban, Indonesia Author

Keywords:

pendidikan inklusif, kecerdasan emosional anak, guru PAUD, pengelolaan kelas, perkembangan emosional anak

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan inklusif pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuntut kompetensi guru yang tidak hanya memahami karakteristik perkembangan anak, tetapi juga mampu mengelola dinamika emosional yang muncul dalam interaksi pembelajaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru PAUD di Kabupaten Rembang dalam mengelola kelas inklusif berbasis kecerdasan emosional. Pelatihan dilaksanakan melalui pendekatan experiential learning, diskusi partisipatif, simulasi kasus, dan pendampingan reflektif, melibatkan 33 guru dari berbagai lembaga PAUD. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konseptual guru mengenai inklusivitas, peran kecerdasan emosional, serta strategi pengelolaan kelas yang responsif. Guru mulai mampu menafsirkan perilaku anak sebagai ekspresi kebutuhan emosional, bukan semata-mata persoalan kedisiplinan. Selain itu, keterampilan guru dalam menerapkan teknik seperti emotion labeling, emotion coaching, penguatan positif, serta penyediaan sudut relaksasi mengalami peningkatan yang tampak pada praktik kelas pascapelatihan. Evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merasa pelatihan relevan, aplikatif, dan membantu mereka lebih percaya diri dalam mengelola kelas heterogen. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas profesional guru PAUD dalam mewujudkan pembelajaran inklusif yang ramah emosi dan mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Brookfield, S. D. (1995). Becoming a critically reflective teacher. Jossey-Bass.

Brackett, M. A., Rivers, S. E., & Salovey, P. (2011). Emotional intelligence: Implications for personal, social, academic, and workplace success. Social and Personality Psychology Compass, 5(1), 88–103.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Denham, S. A., Bassett, H. H., & Wyatt, T. (2012). The socialization of emotional competence. In Handbook of emotion regulation in children (pp. 85–110). Psychology Press.

Florian, L., & Black-Hawkins, K. (2011). Exploring inclusive pedagogy. British Educational Research Journal, 37(5), 813–828.

Goleman, D. (1995). Emotional intelligence. Bantam Books.

Gottman, J., & Declaire, J. (1997). The heart of parenting: Raising an emotionally intelligent child. Simon & Schuster.

Jennings, P. A., & Greenberg, M. T. (2009). The prosocial classroom: Teacher social and emotional competence in relation to student and classroom outcomes. Review of Educational Research, 79(1), 491–525.

Jones, S. M., Barnes, S. P., Bailey, R., & Doolittle, E. J. (2015). Promoting social and emotional learning in preschool. The Future of Children, 25(1), 3–19.

Kirkpatrick, D. L., & Kirkpatrick, J. D. (2006). Evaluating training programs: The four levels. Berrett-Koehler.

Knowles, M. (1990). The adult learner. Gulf Publishing.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.

Rahmawati, N. (2020). Kompetensi guru PAUD dalam mengelola emosi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 112–123.

Suyadi, & Ulfah, M. (2013). Konsep dasar PAUD. Remaja Rosdakarya.

Tomlinson, C. A. (2014). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners. ASCD.

Wuryandani, W., & Rachmawati, T. (2019). Kompetensi sosial emosional guru PAUD: Tinjauan kebutuhan pelatihan. Jurnal Obsesi, 3(1), 45–56.

Downloads

Published

2025-12-16

How to Cite

Peningkatan Kompetensi Guru PAUD dalam Mengelola Kelas Inklusif Berbasis Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat. (2025). Community Service: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 34-49. https://journal.globalresearchmedia.com/index.php/communityservice/article/view/3